Roaster Tenaga Surya

Posted: 21st July 2010 by nua in Roaster Tenaga Matahari

Innovative, hal yang mendasar berdirinya Solar Roast Coffee dari dua Bersaudara Michael dan David Hartkop. Sebagai penikmat kopi, Mereka membagun instalasi mesin pemanggang kopi dengan proses pembakaran daya dan tenaga matahari. Pemanfaatan curahan sinar Matahari yang dalam setahun bervolume besar di wilayah Pueblo – Colorado yang berujung terciptanya sebuah alat coffee roaster terbesar bertenaga surya  dan diberi nama Helios-4.

Produk Kopi Pertama Solarroast.com Sejak Tahun 2004

Solar Roast Coffee dari dua Bersaudara Michael dan David Hartkop

Roaster dengan Nama Helios-4 ini Berlokasi di Pueblo, Colorado Milik Solar Roast Coffee

Roaster Besar Bertenaga Surya dengan Nama Helios-4 ini Berlokasi di Pueblo, Colorado - Amerika, Karya Solar Roast Coffee

Mekanisme Eco-Friendly Mesin Roaster Solar Roast Coffee

Dengan besarnya mesin roaster tersebut, sekarang ini Solar Roast Coffee berhasil memproduksi berbagai macam rasa dan jenis kopi, antara lain: Aristotle Organic Blend, Peru Organic, Mexico Chiapas Organic, Costa Rica Organic, Sumatra Organic, Apollo Organic Blend, Zeus Organic French Roast, Solaris Blend Organic, Cafe Tasmania, Decaf Solar Roast Blend, Willow Springs Organic Blend dan Guatemala Organic. Solar Roast Coffee berhasil membuktikan manfaat tenaga matahari sebagai pembangkit tenaga listrik pada mesin roaster mereka demi kenikmatan kopi dan demi kelangsungan lingkungan hidup yang ramah akan polusi.

Billionaire dan Kopi

Posted: 21st June 2010 by nua in Billionaire dan Kopi
Comments Off

Kalau ada yang bertanya, siapa Orang Terkaya di Dunia Kopi 2010? tidak lain jawabannya adalah Michael Herz dari  Tchibo Coffee (www.tchibo.com), Hamburg – Germany. Tidak hanya sampai disitu, rekornya bahkan tercatat pada Frobes.com dan masuk dalam “The 2010 World’s Billionaires” dan menjadikan bisnis Tchibo Coffee juga sebagai pemilik 50% saham Beiersdorf AG dengan produk terkenalnya Nivea Skincare dan Nivea Hansaplast yang seluruh kegiatan bisnisnya berfokus pada penggabungan antara keterampialan industri pengolahan Kopi dengan  berbagai ragam jenis barang kebutuhan konsumen yang berubah setiap minggunya, sebuah perjalanan panjang Keluarga Max Herz yang dimulai pada tahun 1949 dengan nama “Frisch-Röst-Kaffee Carl Tchilling GmbH” dan sekarang berada di bawah naungan bendera Maxingvest AG.

Bersama Wolfgang Herz, Daniela Herz, Gunter Herz dan mendiang Joachim Herz (Georgia - 2008), Michael Herz membuktikan pada Dunia Kopi sebagai "The Fourth Largest Coffee Company in Europe" (Forbes.com).

Tchibo Coffee, Salah Satu Brand Kopi Terbesar di Eropa yang Belum Tentu Semua Orang Pernah Mencobanya di Indonesia.

Tchibo Coffee, Container Kopi Terbesar dari Hamburg yang Selalu Meramaikan Jalur Laut English Channel.

Tchibo Coffee dengan Sudut Coffee Gallery dan Konsep Dagangnya yang Menghiasi Shopping Mall.

Brands Kopi Seperti Davidoff Cafe, EduScho Coffee, Vista Coffee, Pure Chocolate-Tea dan Piacetto Espresso juga Termasuk dalam Brand Dagang dari Tchibo Coffee Service dengan Konsep Brand Promisenya ”A Noticeable Contribution to Making The Coffee Service of Its Customers More Successful”.  Ya, Michael Herz sudah Membuktikan Dirinya sebagai Billionaire dari Dunia Kopi, Tchibo Coffee.

illy Caffè Indonesia

Posted: 18th June 2010 by nua in illy Caffè Indonesia
Comments Off

Melalui PT. Bahana Genta Victory (www.bahanagv.co.id) yang beralamat di Jl. K.H Hasyim Ashari N0.1-D Jakarta 10130 sebagai distributor Illy Caffe di Indonesia (www.illy.com) membuka kelas khusus Barista yang akan Grand Opening pada tgl 30 Juni 2010 dengan nama Universita Del Caffe Dell Indonesia.

Registrasi, Hubungi Tel. 021 63864152 / 63864153

Coffee Art Seperti ini akan di Pandu oleh Mr. Michael J. Gibbons

Ruang Kelas Barista ala Università Del Caffè Dell Indonesia

Representatif dan Kualitas dari illy Caffè

Kopi dan Café Tua

Posted: 2nd May 2010 by nua in Kopi dan Café Tua
Comments Off

Mengenali sejarah Café Tertua Dunia yang masih bertahan sampai hari ini, seperti seorang Limonadier atau Lemonade Vender dari Palermo – Italia yang berdagang di Kota Paris mencampurkan Kopi kedalam menu tambahan dalam dagangan Lemonadenya dan kemudian membangun Café Le Procope. Adalah François Procope atau Procopio Cultelli atau Cotelli yang berhasil merubah Café sebagai tempat berkumpulnya para Aktor, Penulis, Seniman dan  Musisi pada tahun 1686. Tercatat dalam sejarah, Benjamin Franklin, Paul Verlaine, M. Saint-Foix, Rousseau, Beaumarchais, Diderot dan Napoleon Bonaparte pernah dan sering menikmati secangkir Kopi di Café Le Procope bersama dengan Pemiliknya, François Procope.

Procope.com

Procope.com

Kisah lain dari Italia, setelah Pope Clement VIII (1535–1605) mencicipi secangkir Kopi dan kemudian membaptis Kopi sebagai minuman resmi yang layak untuk dinikmati di Italia, Floriono Francesconi dari Venezia – Italia kemudian membangun Caffè Florian pada tahun 1720 dan juga bertahan samapai sekarang. Adalah Caffè Florian yang pertama kali menjadikan Wanita sebagai Chef dan Waitresses, dan ini menjadikan Caffè Florian menjadi tempat untuk menikmati kopi paling ramai bagi Bangsawan Italia di Piazza San Marco dengan menampilkan karya musisi Italia, Giuseppe Verdi. Caffè Florian, Cafè pertama milik asli Orang Venezia – Italia.

Caffeflorian.com

Caffeflorian.com

Masih dari Piazza San Marco, Carlo Lavena membangun Caffé Lavena pada tahun 1750 dengan julukan sebagai “a museum of hospitality”. Kemudian Caffé Lavena memperkenalkan ke Dunia bagaimana Kopi juga bisa menjadi Cocktail dan Party. Tempat untuk menikmati Kopi ini pernah berubah nama sesuai dengan julukan dan panggilan dari Orang Venezia – Italia sebagai Regina d’Ungheria (The Queen of Hungary) kemudian berubah menjadi Orso Coronato (The Crowned Bear) dan kemudian berganti nama lagi menjadi Caffè dei Foresti (The Foreigners’ Café), sampai pada akhirnya Carlo Lavena mengambil alih Café ini pada tahun 1860 sebagai sebuah “coffee boutique” dengan menampilkan karya musisi berkebangsaan Jerman, Richard Wagner dan Dunia mengenalnya sebagai Caffé Lavena yang sekarang di miliki oleh Francesca Lavena.

Caffelavena.it

Bagaimana? masih ada yang mau bertanya Café apa yang paling pertama kali ada di muka Bumi? bisa saja ada Café dari zaman Kaldi di Ethiopia tapi karena zaman Perbudakan jadi tidak ada yang bertahan dan terkenal sampai sekarang, atau mungkin saja ada Café dari Adar di Yaman (Yemen) tapi juga tidak ada yang terkenal dan bertahan, atau ada Café di Turkey (Turk) dengan nama Kahveh Kanes tapi juga tidak ada yang terkenal seperti Café yang ada di Paris dan Venezia. Meskipun Pasqua Rosée pada tahun 1652 pernah membangun London Coffee House di St. Michaels Alley – Cornhill, namun pada akhirnya berubah menjadi The Lloyd’s of London. Pada akhirnya, keagungan Kopi menjadi milik abadi Orang Italia dengan bahasa Espresso, Cappuccino dan LatteNya, sampai pada akhirnya keagungan Café menjadi milik Orang Perancis. Belajar dari kisah nyata Le Procope, Caffè Florian, Caffé Lavena, Brasserie Lipp dan Café de Flore menjadi wajib bagi Penikmat Kopi dan Pengusaha Café karena Merekalah Café terTua dan Terbaik Dunia.

Edward Bramah (founder Bramah Museum of Tea & Coffee) yang juga pengarang buku "Tea and Coffee: a Modern View of Three Hundred Years of Tradition, buku Coffee-Makers: 300 Years of Art and Design and Novelty Teapots dan buku The Bramah Tea and Coffee Walk Around London" menjelaskan kisah bagaimana Café milik Pasqua Rosée 1652 "London Coffee House" yang sekarang sudah tidak ada lagi. Pada usia ke 76 tahunnya, Edward Bramah "1931-2008" (www.teaandcoffeemuseum.co.uk) meninggal dunia.

Masih banyak Café terTua yang belum sempat terdokumentasikan namun Kita semua masih bisa datang dan menikmati Kopi mungkin di Brasserie Lipp “1880″ (groupe-bertrand.com/lipp.php) dan Café de Flore “1887″ (cafedeflore.fr). Bagaimanapun, kisah tentang Café tidak akan pernah berhenti sampai disini begitupun dengan cara Kita belajar dan mengerti akan kenyataan bahwa Café adalah sebuah bentuk dari budaya yang sudah lama ada.

Café de Columbia

Posted: 10th April 2010 by nua in Café de Columbia
Comments Off

Berdasarkan data dari The World Bank, Washington DC – USA yang Kami terima via e-mail, “The standards also justified the investment in a fairly large Global Marketing Campaign (the 100% Colombian Coffee campaign featuring Juan Valdez ®), which allowed Colombian coffee to be priced above most coffee growing origins” dan ini adalah fakta Juan Valdez Coffee dengan situs resminya “juanvaldez.com + juanvaldezcoffee.com + juanvaldezcafe.com” membuktikan kekuatan dan hasil kerja para Petani Colombia sebagai salah satu pesaing Starbucks, di Amerika pada khususnya.

Juan Valdez Coffee memang belum ada di Indonesia, tapi para penikmat Film di Indonesia sudah pernah melihatnya dalam Film “Bruce Almighty” dengan Aktor Jim Carrey, Morgan Freeman dan Jennifer Aniston. Dalam Film karya  Tom Shadyac ini, publik bisa melihat peran aktor Jim Carrey menikmati Kopi Columbia dari  Juan Valdez Coffee, dengan berakting sebagai “Tuhan” dan minum Kopi? Wow :)

Juan Valdez Character Datang dengan Keledai Menawarkan Kopi Columbianya dengan Sapaan "Buenos dà as.' (good morning), Disfrute un buen café?. (enjoy a good coffee)

Carlos Sánchez sebagai Juan Valdez Coffee "Character" Datang Melayani Permintaan Jim Carrey sebagai Bruce Nolan dengan Keledainya Menawarkan Kopi Columbia dengan Sapaan "Buenos dà as' (good morning), Disfrute un buen café? (enjoy a good coffee?) Carlos Sánchez sebagai Juan Valdez Coffee "Character" Datang Melayani Permintaan Jim Carrey sebagai Bruce Nolan dengan Keledainya Menawarkan Kopi Columbia dengan Sapaan "Buenos dà as' (good morning), Disfrute un buen café? (enjoy a good coffee?)

Juan Valdez Coffee melayani Permintaan "Tuhan" dengan Senyumnya yang Khas

Juan Valdez Coffee melayani Permintaan Bruce Nolan sebagai "Tuhan" dengan Senyumnya yang Khas

Yupe, dan Publik Dunia dengan Jelas Melihat Karung Kopi Columbia dalam Film Berbudget $81 Million ini

Yupe, dan Publik Dunia dengan Jelas Melihat Karung Kopi Columbia dalam Film Berbudget $81 Million ini

Bersama Hilary Duff pada 14 Mei 2003, Catatan Bersejarah di Premiere film “Bruce Almighty” di Universal Studio – Hollywood. Petani Kopi Pertama yang Melalui “Red Carpet” sebagai Supported Actress, Carlos Sánchez dari Juan Valdez Coffee

Bersama Artis Cantik Hilary Duff pada 14 Mei 2003, Catatan Bersejarah di Premiere film “Bruce Almighty” di Universal Studio – Hollywood. Petani Kopi Pertama yang Melalui “Red Carpet” sebagai Supported Actress, Carlos Sánchez dari Juan Valdez Coffee. *bauergriffin.com

Aktor Clifton Collins Jr degan Bangga di Depan Media bersama Carlos Sánchez dari Juan Valdez Coffee

Aktor Clifton Collins, Jr dengan Bangga di Depan Media bersama Carlos Sánchez dari Juan Valdez Coffee

Doyle Dane Bernbach dari Rumah Desain ddb.com Mendesain Fictional Character pada Logo Kopi Juan Valdez dan Terdaftar Sejak Tahun 1959

Doyle Dane Bernbach dari Rumah Desain ddb.com Mendesain Fictional Character pada Logo Kopi Juan Valdez dan Terdaftar Sejak Tahun 1959

Tidak banyak Sutradara film seperti Tom Shadyac yang mampu melihat bukti nyata dari kualitas Kopi dan pengaruhnya bagi banyak Petani dan Bisnis Kopi pada umumnya, sederhana dengan hanya melihat fakta bahwa Cafe de Columbia adalah salah satu gaya hidup di Amerika dan tidak ada yang salah dengan menjadikan bagian dari Karyanya. Triple S “simple, smart, success” :)

Audi dan Kopi

Posted: 5th March 2010 by nua in Audi dan Kopi

Pertama kali di perkenalkan ke media tahun 2006 di North American International Auto Show, Detroit – Michigan, Audi Roadjet A5 Hatchback 5 pintu dengan mesin 3.2L VR6 FSI, bermesin depan, berpenggerak 4 roda,  7.000 rpm, 7 kecepatan, top gear 250 km/jam dan kecepatan pacu 0 ke 100 km/jam ditempuh dalam waktu 6.4 detik ini sebagai mobil dengan kelengkapan khusus di dalamnya berupa sebuah mesin kopi matik yang bisa melayani 4 cangkir kopi bagi 4 kursi penumpangnya.

Tanta Melihat dari Luar, Dunia Sudah Mengenal Logo pada Steering .. It's an Audi

Tanta Melihat dari Luar, Dunia Sudah Mengenal Logo pada Steering .. It's an Audi

Ruang Lapang dan Mewah pada Bagian Penumpang Belakang dari Audi Roadjet - A5 Hatchback

Ruang Modern dan Mewah pada Bagian Penumpang Belakang dari Audi Roadjet - A5 Hatchback

Hasil Kerjasama antara Rumah Desain Mikabecktor.com dan Produsen Mesin Kopi Wmf.com .. Menjadikan Audi ber-Espresso

Hasil Kerjasama Antara Rumah Desain Mikabecktor.com dan Produsen Mesin Kopi Wmf.com .. Menjadikan Audi ber-Espresso

Dari sini bisa terbaca maksud dan tujuan Volkswagen membeli Audi dan menjadikan Audi sebagai Project yang harus bekerja secara maksimal demi keuntungan besar yang juga harus kembali ke Volkswagen. Tidak percuma Volkswagen membeli Pabrik Mobil besar Dunia seperti Audi, Bentley, Bugatti, Lamborghini, Porsche, Seat, Skoda dan Scania .. jadi kalau hanya sebuah mesin kopi dalam mobil? Volkswagen rela tidak memproduksi lagi VW Beetle demi merek mobil-mobil mewah miliknya dan VW andapun sama mewahnya dengan merek mobil mewah tersebut.♥

Ambongensis dari Kew

Posted: 28th February 2010 by nua in Ambongensis dari Kew
Comments Off

Beginilah bentuk temuan baru dari variant koleksi kopi kebun di Kew.org ..

Biji kopi terbesar Dunia dari Madagascar. Ambongensis Coffea (kiri) Arabica Coffee (kanan)

Biji kopi terbesar Dunia dari Madagascar, Ambongensis Coffea (kiri) Arabica Coffee (kanan)

Royal Botanic Gardens, Kew, London

Royal Botanic Gardens, Kew, London

Kew Scientist mengeksplorasi botani di Madagaskar dan telah menemukan enam spesies baru kopi milik aliansi baracoffea, sebuah kelompok yang unik morfologi sembilan spesies terbatas pada hutan kering musiman barat Madagaskar. Spesies baru adalah beberapa yang paling luar biasa dalam genus, tampak sama sekali berbeda dengan kebanyakan kopi. Coffea labatii dan C. pterocarpa yang luar biasa karena telah jelas buah-buahan dan C. bersayap ambongensis dan C. boinensis memiliki benih-benih terbesar spesies kopi, mereka ‘biji kopi’ menjadi lebih dari dua kali ukuran orang-orang dari C. arabica. Coffea pterocarpa dan C. namorokensis baru ditemukan pada tahun 2000, setelah ekspedisi ke Namoroka terisolasi Reserve, dan C. ambongenis ditemukan kembali pada tahun 1999 setelah tidak pernah terlihat oleh para ilmuwan sejak 1852. Untuk pengetahuan kita, tidak ada spesies baru telah dicoba sebagai minuman tetapi dengan semua jenis kopi lain berisi buah karakteristik biji kopi. Keenam spesies baru membawa jumlah spesies kopi 103.  Bravo♥